Latest posts
-
Dekolonisasi Mental Ki Hadjar Dewantara: Menengok Cetak Biru Pendidikan Taman Siswa

Menolak tunduk pada hegemoni kultural dan material kolonial, Ki Hadjar Dewantara merakit sistem dekolonisasi mental berbasis “Sistem Among” dan jejaring “Sekolah Liar”—sebuah taktik pergerakan di bawah radar yang meletakkan cetak biru kepemimpinan Indonesia modern.
-
Utopia, Revolusi, dan Mengapa Kita Perlu Membaca Rudolf Mrázek

Sepanjang 2014 sampai 2015, saya beruntung bisa belajar langsung dari Rudolf Mrázek di Northwestern. Ia mengajar mata kuliah berjudul Indonesian Utopia, di mana kami membedah Kartini, Sjahrir, Sukarno, Pramoedya Ananta Toer, dan Mas Marco Kartodikromo. Pada waktu itu, utopia adalah tema utama yang tertulis di silabus kelas kami, tetapi seiring berjalannya minggu-minggu kuliah di tengah…
-
Bandit, Bangsawan, dan Revolusi Kemerdekaan: Pertarungan Kekuasaan di Polombangkeng (1945–1949)

Narasi mengenai Revolusi Indonesia (1945–1949) seringkali didominasi oleh narasi sosok heroik tentara. Atau aksi retorik Sukarno. Sering juga soal kepiawaian diplomasi politisi muda di meja-meja perundingan. Kenyataan kisah di lapangan sebenarnya jauh lebih beragam dan berdarah; revolusi tidaklah tunggal, ia punya punya banyak bentuk (multiple revolutions). Motif seorang individu atau kelompok untuk terlibat dalam perkelahian,…
-
Amir Sjarifudin di Mata Rudolf Mrazek: Kos-kosan dan Lahirnya Utopia Indonesia

Mrázek, Rudolf. Amir Sjarifoeddin: Politics and Truth in Indonesia, 1907–1948. Ithaca, NY: Southeast Asia Program Publications, Cornell University Press, 2024. Mrázek, Rudolf. Amir Sjarifoeddin. Diterjemahkan oleh Aditya Pratama. Depok: Komunitas Bambu, 2025. Narasi sejarah populer sering menggambarkan lahirnya kemerdekaan Indonesia dari panggung-panggung pidato besar di lapangan terbuka yang riuh. Sebaliknya, dalam buku Amir Sjarifoeddin: Politics…
